;

Rabu, 26 Desember 2012

Suka Duka Pakai Windows 8

Rabu, 26 Desember 2012

Sobat sekalian..
Baru- baru ini saya kedatangan teman yang komplain tentant windows 8 yang baru saja dia instal, soalnya banyak yang tidak compatible.

Beberapa game ada yang tidak bisa dimainkan, wah gondok klo dah gini. Kebetulan saya juga pakai windows 8 pro, ya sama saja, menurut saya sih masih banyak kekurangan.

Apalagi klo kita lihat tampilan awalnya, bagi saya ga guna banget, biasanya kalau windows xp or win 7 begitu loading langsung masuk desktop, windows 8 ternyata beda.

Tambah hari tambah pusing aja, akhirnya saya putusin pakai windows 7 lagi aja lah, walaupun lebih berat tapi cenderung compatible dengan software tertentu, ga ngebingungin.

Beberapa masalah yang mungkin muncul saat menggunakan windows 8 :
  1. susah setting printer (bagi pemula)
  2. susah instal netfx 3,5 (kecuali yang tahu triknya)
  3. bingun mengatur kontrol panel dan tentunya buat pemula juga
Nah kalau pake windows 8, apalagi yang bajakan ato yang belum di activate biasanya ada watermark-nya, nyebelin, tapi setelah dikutak-katik akhirnya itu watermark akhirnya kabur juga, tentu ada cara menghilangkan watermark pada windows 8

Ahhh yang jelas saya masih demen sama windows 7, kalau sobat demen yang mana???
sebenarnya tulisan ini mungkin ga ada gunanya, tapi paling tidak sebagai objek curhat aja jadi nulis di blog

JNX - 14.01

Minggu, 16 Desember 2012

Bila Kehabisan Ide Posting

Minggu, 16 Desember 2012

Sobat sekalian, setelah beberapa minggu saya tidak posting, sekarang muncul lagi dengan postingan sederhana, ya maklum saja saya juga ternyata mengalami yang namanya kehabisan ide posting.

Setelah cari sana - sini, akhirnya dapat sedikit pencerahan yang tentunya sekarang saya bagikan pada sobat semua khususnya yang sedang bingung karena kehabisa ide posting.

Ok sob, ini adalah beberapa yang mungkin bisa kita lakukan bila kehabisan ide posting :
  1. Sekarang kita sedang belajar apa? nah ketika kita sedang mempelajari sesuatu, tidak ada salahnya kalau kita merangkum beberapa pelajaran untuk bahan posting, tentunya yang sesuai dengan topik yang akan kita bahas, disesuaikanlah,,,
  2. Sekarang seedang baca buku apa? buku atau artikel yang sedang kita bacapun bisa juga kita jadikan referensi untuk bahan posting, misalnya kita sedang belajar sains, bisa beberapa diantara pelajaran tersebut yang bisa ditulis ulang untuk kita posting
  3. Kita sedang ada di mana? suatu tempat bisa menginspirasi kita untuk menulis sesuatu, dan ini pun biasa digunakan para designer untuk mencari inspirasi design-nya
  4. Kita senang/hoby apa? suatu hoby juga dapat memberika banyak inspirasi, dan kebanyakan para penulis juga mengandalkan hoby menulis, kalaupun awalnya tulisannya tidak jelas arah dan topiknya, tapi dengan ketekunan kita akhirnya mendapati bahwa kita sedang belajar maju, belajar bisa dan kita dipaksa untuk menjadi "sang ahli"
  5. Kita sedang melamunkan apa? ini dia yang kedengarannya konyol tapi jangan salah bahwa "one dream will be change everything" boleh percaya boleh tidak tentang pepatah itu, tapi paling tidak kita bisa dapat inspirasi dari sebuah lamunan
Itu mungkin sob yang bisa saya tulis, mungkin jauh dari kata baik, tapi paling tidak bisa sedikit menginspirasi kita untuk mencari bahan posting

Terima kasih sob..

JNX - 12.12

Rabu, 28 November 2012

Cara Bikin Anak

Rabu, 28 November 2012



Wah sob kalo lihat dari judulnya keren kan??

apalgi bagi sobat kawula muda yang masih gede penasaran tentang cara bikin anak, mungkin bisa dibilang nyeleneh tulisan kali ini, tapi begitu saya mohon maaf kepada sobat pembaca dengan judul tulisan ini, ada baiknya sobat baca dulu tulisan ini baru komentar ok??? cooling down please,,,

Pertanyaanya apakan perlu kita membahas cara bikin anak?? Mungkin jawabannya akan berbeda-beda, tapi itulah realita manusia, saya yakin kalo sekedar cara bikin anak mudah sekali. Dalam ilmu biologi disebutkan apabila ada sperma yang membuahi sel telur maka kemungkinan besar akan ada kehidupan baru, tapi bagaimana cara memasukkan sperma itu agar bisa membuahi sel telur???


 

Sepertinya saya ga perlu jawab pertanyaan ini, orang muda  khususnya karakter ingin tahunya tinggi sekali, terbukti dengan adanya gang-gang baik pria maupun wanita, kumpul di tempat tertentu, ngobrolin sesuatu yang masih asing dalam pandangan mereka, dari hal asmara sampai hal yang bersifat pribadi mereka bicarakan, dan pada akhirnya mereka ingin tahu dan mencoba dengan pasangan lawan jenisnya, sengan buka-bukaan, pake pakaian full press body sampai tampak bugil mereka sangat menikmati penampilannya, yang justru akan menyengsarakannya, gimana klo supir angkot terpikat?? terus kamu diperkosa?? kamu tinggal tulis dalam buku harianmu "keperawananku direnggut supir angkot di dalam angkotnya" wkwkwkwkwkwkwk





 Mulai dengan pegangan tangan dengan pasanganya, jalan bareng, mulai meraba-raba bagian sensitif, ya semuanya dilakukan karena rasa ingin tahu tadi yang sangat menggelora, percaya atau tidak??



 Pergi berdua ke tempat sepi, yang tadinya nge-gang bareng teman-temannya sekarang sudah tidak suka lagi rame-rame, cenderung lebih suka kalau berdua aja di tempat sepi dan ga ada manusia lain selain mereka berdua, hubungan pun semakin intim, masing-masing "memasrahkan" tubuhnya kepada pasangannya, mungkin awalnya dengan perasaan berdebar-debar, tapi justru itu akan menjadi ketagihan bagi mereka, akhirnya "pembuahan"pun dilakukan berulang dan berulang, ya begitu seterusnya, sampai sperma ada yang mampu mencapai sel telur wanita, bisa ditebak apa yang terjadi????


Seperti inilah ketika sperma ada yang berhasil berenang menuju sel telur, tentu adanya pembuahan dan dapat dilihat dari perubahan bentuk tubuh atau perut si wanita, semakin menonjol, bukan tumor tapi adanya kehidupan baru di dalam rahimnya, itu semua dari hal sepele "ingin tahu",  "coba-coba",  "belajar  bikin anak" dan  lain-lain. Jadi kalau perut pasangan kita sudah seperti foto di samping jangan cari kambing hitam, klo perlu ngaca diri di cermin yang lebar. ini perbuatan siapa?? salah siapa?? 
Yang pasti mesti bertanggung jawab dunk, tapi tentu dengan segala konsekwensi yang harus ditanggung jika mau berbuat demikian, kehamilah di usia muda cukup berbahaya, baik bagi kesehatan fisik maupun psikis apalagi klo masih sekolah pasati DO-lah,


 Begitu bayi lahir, ada masalah baru bagi pasangan ini, ngurus bayi bagaimana caranya?? mending kalo sang "arjuna" tanggung jawag, klo tidak?? frustrasi?? mungkin bayinya dibunuh atau dibuang. Baik dibunuh setelah lahir ataupun digugurkan semasa dalam kandungan. Bukankan waktu "proses pembuahannya" dilakukan dengan sadar?? bahkan tampak  menikmati "proses" itu?? sehingga berulang dilakukan???? tidak kenal cuaca dan situasi....


ya klo "arjunamu" itu sehat, klo ternyata dia itu mempunyai penyakit berbahaya sperti HIV/AIDS, ya kamu juga cewek yang rugi, bakal seperti foto di samping, mau??? tentu karena ketularan dunk ,ga ada artinya hidup, tapi bunuh diri juga haram, mau apa klo sudah begini?? penyesalan yang tinggal, akibat dari kesenangan yang hanya beberapa menit saja bersama "arjuna" saat "proses pembuahan"


Jadi cara bikin anak pada kesimpulannya mudah sekali, tapi konsekwensi setelah berhasil membuat anak itulah yang berat, apalagi pasangan muda yang belum menikah ditambah lagi masih pelajar, saya yakin masa depanmu tidak akan sebagus angan-anganmu, jadi nggak perlu belajar klo sekedar bikin anak. Saya juga ga pernah belajar bikin anak, sekarang sudah punya anak, tentu tanpa diajari siapapun alias otodidak hehehehehe,,jadi cewek jangan gampangan, kamu bakal nyesel seumur hidup, percayalah,,jaga dirimu baik-baik,,jangan terlena, banyak bukti cewek yang nekad bunuh bayinya atau dibuang ke rumah tetangga, baru-baru ini anak SMA ada yang melahirkan di kamar mandi sendirian dengan bayinya sudah meninggal, saya tanya siapa yang harus bertanggung jawab?? "arjuna" nya adakah waktu  itu?? padahal cewek yang sedang melahirkan biasanya ingin di temani sama orang-orang yang ia cintai, bagaimana dengan anak SMA itu (tau beritanya nggak)??


Kawula muda (khususnya pria)  memang banyak yang senang dengan yang berbau
porno atau sesuatu yang bernuansa foto atapun video bugil 
 cuma yang bikin bingung semua yang porno atau yang bugil sama saja, tapi kok terus di cari ya??? bingunggggg
Khusus bagi cewek, jangan mudah terayu sama pasanganmu, "proses pembuahan" tidak senikmat yang kamu bayangkan. Tidak juga seperti dalam video porno yang seakan-akan nikmat selangit, mengerang-erang kenikmatan, semuanya itu bohong, sebetulnya itu hanyalah akting belaka karena kepentingan materi, tidak percaya?? baca ini.

Saya sarankan, ajak temanmu sesama cewek untuk baca tulisan ini, atau atau buat link ke blog kamu







JNX - 15.13

Menghilangkan Watermark Pada Windows 8

Hallo sobat sekalian,,

Akhir-akhir ini lagi ramai dibicarakan tentang windows 8, dari seri yang paling rendah sampau seri yang profesional dan mungkin bakal ada lagi seri yang terbaru, saya juga belum tahu apa namanya nanti, (yah tegantung si pembuat aja lah hehehe)

Bagi sobat khususnya pemula (seperti saya), mungkin merasa tidak nyaman dengan tampilnya water mark (tulisan bawaan dan produsen) yang muncul pada desktop komputer sobat (biasanya muncul di sudut kanan bawah desktop), dan bingung  untuk menghilangkannya,,,

Apabila ada watermark pada desktop, biasanya menandakan (secara tidak langsung)  windows 8 yang kita pakai adalah bajakan, atau masih ada lagi bahasa nyeleneh yang lain, yang saya sendiri ga tahu kenapa ada ungkapan seperti itu.

Baik sob, untuk menghilangkannya ada dua cara, namun pada kali ini saya akan menyajikan satu cara dulu bagaimana menghilangkan watermark pada windows 8, baik consumer preview, release preview, developer preview dll.







Carannya :
1. Donwload softwarenya DI SINI
2. kalo sudah selesai, cari file yang kita download tadi, klik kanan ==> run as administrator
3. Checklist "remove watermark"
4. Aplly setting
5. Restart otomatis

Sukses,,

JNX - 12.49

Selasa, 20 November 2012

Jenglot Yang Menggemparkan

Selasa, 20 November 2012


Manusia senang menganggap benda tak hidup sebagai benda hidup. Kita melihatnya dalam dongeng dari penjuru dunia, dan bahkan di film dora. Beberapa membuat patung sebagai dewa. Beberapa bertindak lebih ekstrim lagi. Menjadikan patung benar-benar seperti manusia, yaitu dengan membentuknya dari daging.
Jenglot adalah tipe patung demikian. Anda mungkin tidak percaya dengan kesimpulan kami ini, lagi pula siapa faktailmiah, apakah kami sudah meneliti jenglot langsung? Tidak. Tapi kami punya bukti tidak langsung yang memperkuat pendapat kami bahwa jenglot adalah boneka. Berikut fakta-faktanya.

Bukti Pertama : Tidak Bertulang tapi punya DNA Manusia
Katanya ada kabar kalau sudah ada tes rontgen, uji biometrik dan tes DNA pada jenglot oleh Dokter Djaja Surya Atmaja, pakar DNA forensik dari Universitas Indonesia. Oke itu bagus. Nah hasilnya? Menurut laporan di media (kami tidak menemukan laporan ilmiahnya), saat di rontgen, tubuh jenglot tidak menunjukkan adanya rangka, hanya struktur penyangga. Uji biometrik tidak menunjukkan struktur dan morfologis manusia. Tapi saat di tes DNA dari kulitnya, DNA yang ditemukan sama dengan DNA manusia.
Sekarang kita lihat argumen fakil. Bagaimana caranya membuat boneka yang tidak memiliki rangka tapi  berdaging manusia? Gampang. Syaratnya ukuran boneka itu harus kecil. Jika terlalu besar, strukturnya akan runtuh karena tidak memiliki tulang. Tapi bila kecil, ia cukup di topang dengan, yah, katakanlah lidi. Dagingnya dari mana? Oh. Sepertinya menyeramkan untuk yang satu ini. Yang jelas dia bisa. Tebak dari mana daging manusia bisa diperoleh.
Dan kasus ini sudah memang terjadi sebelumnya. Di Mesir, ada banyak sekali mummi hewan. Dari luar mummi ini terlihat seperti burung, tapi begitu ilmuan merontgennya tidak ditemukan adanya kerangka. Kesimpulan para ilmuan : Fake Mummy. Walau tes DNA menunjukkan itu benar. Kan bisa kulitnya saja dipasang di situ. Ya kan?
Fakta lain yang menunjukkan bahwa jenglot adalah boneka kecil adalah ketidakmampuannya menyerupai manusia. Lihat saja kesimpulan para pakar dari UI tersebut. Hasil uji biometrik tidak menunjukkan bahwa ia memiliki struktur tubuh manusia. Mengapa? Karena sulit sekali membentuk struktur tubuh manusia. Anda yang sudah mencoba menggambar komik pasti tahu. Dari segala jenis bentuk, yang paling sulit digambar adalah bentuk mahluk hidup, terutama manusia. Hal ini karena kita sangat akrab bahkan dengan detil-detil di tubuh manusia. Kita kan manusia. Tangan beda sedikit panjangnya, kita langsung heran, ini manusia apa bukan ya? Kesulitan ini dapat dijelaskan dengan mudah oleh teori boneka kami : pembuat jenglot tidak pandai menggambar, karena ia kehilangan satu komponen utama, komputer dan rangka (oh, itu dua). Tanpa rangka, kamu tidak dapat menjaga konsistensi bentuk dan akibatnya tidak mirip manusia. Apalagi mau memasang gigi yang bagus seperti kita. Wah, susah. Kalau rambut sih gampang. Cabut saja rambut teman. Hiiy.



 Tapi sebentar. Ada laporan dari penelitian Universiti Sains Malaysia kalau rambut jenglot terus tumbuh. Penjelasan kami, itu ilusi. Adalah miskonsepsi umum kalau kuku dan rambut akan terus tumbuh setelah orang meninggal. Kuku dan rambut tidak dapat tumbuh lagi begitu sel mati. Itu ilusi optik. Apa yang benar terjadi adalah setelah orang mati, ia kehilangan air dan kelembaban dan mengering membuat kulit mengerut di sekitar kepala dan kerangka. Saat ini terjadi, bagian rambut dan kuku yang aslinya tertanam di daging akan mencuat keluar. Para perawat mayat mencegah hal ini dengan menyirami mayat sehingga kelembaban tetap terjaga. Tidak ada data bagaimana perawatannya dan bagaimana keamanannya. Jika jenglot tersebut dipanaskan, rambutnya bakal keluar toh. Atau bisa saja ditarik rambutnya. Atau bisa saja rambutnya disambung. Kami tidak menemukan laporan ilmiahnya.

Bukti Kedua : Ada Banyak Sekali Jenis Jenglot
Ada jenglot setengah ular, ada jenglot monster, dsb. Semuanya kecil.  Tidak ada jurnal ilmiah khusus pembuat jenglot yang dapat mempertinggi keakuratan, standarisasi dan teknik-teknik pembuatan jenglot. Hasilnya mereka dapat stress membuat jenglot yang mirip manusia. Bagaimana menghindarinya, ganti saja dengan ikan jadi jenglot putri duyung. Ganti dengan ular, jadi jenglot ular. Ini seperti bermain bongkar pasang. Hanya yang dipasang cukup horror, daging. Daging ular, daging kera, daging manusia, daging ikan. Dengan sedikit pengasapan, citra “klasik” sang jenglot akan terbentuk.

Bukti Ketiga : Tidak ada Jenglot yang Bergerak
Boneka seperti itu. Dia bukan robot. Dia tidak punya rangka. Anda berharap dia bisa bergerak? Oh yang benar saja. Mana video yang menunjukkan Jenglot hidup?


Bukti Keempat :  Jenglot tidak berani dibedah
Penelitian UI dihentikan saat para ilmuan mencoba membedah jenglot. Kata pemiliknya takut terkena bencana. Oke. Ada penjelasan lain? Bagaimana kalau takut ketahuan bahwa DNA tulang berbeda dengan DNA daging? Bagaimana kalau takut ketahuan bahwa tulang yang digunakan untuk penyangga di dalam tubuh jenglot berasal dari tulang di bagian tubuh lain (tulang jari) misalnya? Bagaimana kalau takut ketahuan bahwa daging tidak melekat di tulang sebagaimana fungsi tulang sesunggunya? Bagaimana kalau takut ketahuan bahwa yang didalam tubuh jenglot sama sekali bukan tulang, kayu mungkin. Tes Rontgen dan DNA kulit tidak dapat mengungkapkan hal ini, tapi pembedahan ya.
Bukti Kelima : Jenglot ternyata berusia ribuan tahun
Tebak, seperti apa leluhur kita 3112 tahun lalu? Ya seperti orang primitif. Siapa yang senang hal-hal horor seperti membentuk daging manusia seperti boneka? Ya orang primitif.  Jenglot yang diteliti di Malaysia berusia 2000 tahun. Bagaimana?

Bukti Keenam  : Ilmuan Sendiri Bilang itu Boneka
Berikut kutipan dari Syed Abdullah, peneliti dari Malaysia yang meneliti jenglotnya:
“The hair looks like it was implanted while the body parts pasted together. The teeth are not as old as the body parts. What I can do is run a DNA test on samples of the hair and bone, and see if they match any living species in the data bank. That should take a month. I hope it will shed some light on the creature.”
Terjemahan ngasalnya : Rambutnya keliatan ditempelin aja, terus badannya juga gitu, direkat-rekat getooh. Ya, giginya juga, gak setua bagian tubuhnya. Sebenernya gue pengen buat tes DNA di rambut dan tulangnya biar tau spesiesnya apa, tapi gue males. Uda lihat gini, ya jelas-jelas ini boneka.
Hehe. Serius deh. Coba lihat boneka barby, eh jangan, boneka babi aja. Apakah tangan dan kaki serta bagian tubuh lain dapat dipisah? Ya. Apakah rambutnya ditempelin? Nggak. Tapi emang gak nyatu sih dengan kepala. Terus apakah giginya setua bagian tubuhnya? Boneka gak punya gigi. Kasi aja gigi.



bagaimana tes DNA di rambut dan tulangnya? Uhh. Gak bisa ditemukan. Kalau seperti ini sih berarti emang bener, kan media suka sensasi tuh. Jadi kalau ternyata jenglot hanya boneka yang ditempel-tempelin daging di sana sini, ngapain juga diheboh-hebohkan.
Bukti Ketujuh : Bukti dari Antropologi
Nah. Ini bukti pamungkas kami. Soalnya di awal sudah dibilang tentang kecenderungan animisme dan dinamisme manusia. Sekarang kita dapat cerita jenglot di Indonesia lalu ada di Malaysia, sebelah utara Indonesia. Anda mau ke utara lagi, perkenalkan Thailand.
Di Thailand, ada yang namanya Guman Thong. Guman Thong adalah boneka anak kecil yang disembah.  Sejarahnya cukup seram. Ada seorang bernama Khun Paen, yang hidup tahun 1491-1529. Ia dipandang sebagai orang pertama yang membuat Guman Thong. Caranya. Yang ini horor. Anda diperingatkan untuk tidak membaca kisah selanjutnya jika anda takut dihantui mimpi buruk.
Cerita berikut disarikan dari situs ParaSearcher.blogspot.com :
Sudah diperingatkan sih jadi bukan salah saya. Gini ceritanya, Khun Paen menggendong menggali kuburan istrinya yang meninggal saat hamil. Ia membelah perut mayat istrinya lalu mengambil mayat bayinya. Khun Paen lalu membawa mayat bayi tersebut ke kuil. Kuil adalah tempat suci dimana setan gak bisa masuk. Khun Paen membaca mantra di kuil sambil… uh, memanggang bayinya. Sekali lagi memanggang. Beda dengan membakar, yang pada dasarnya tidak menyisakan bagian tubuh, kecuali abu.
Proses ini dilakukan karena Khun Paen sepertinya percaya bahwa walaupun jasadnya mati, sang bayi masih memiliki roh. Roh ini masih harus dirawat layaknya bayi yang masih hidup. Caranya dengan melestarikan mayat sang bayi prematur tersebut. Tapi bagaimana bisa kan namanya mayat pasti lama-lama busuk. Orang Mesir membuat mummi, tapi proses mumifikasi lebih mengerikan lagi karena harus membedah sang mayat. Organ-organ dikeluarkan agar tidak merusak daging. Organ tidak dapat dimumikan. Cara lain, dengan dipanggang.
Kemudian banyak orang  di Thailand tidak lagi mempraktekkan ritual pembuatan Guman Thong, karena sudah dinilai terlalu barbar. Sebagai gantinya, mereka mengganti bayi nyata dengan boneka. Boneka kayu, perunggu, gading, plaster dan aneka macam bahan. Jadi suami yang ditinggal mati istrinya bersama bayinya dapat memiliki Guman Thong di rumahnya tanpa harus menodai makam istrinya. Tambahan lagi, karena di dalam Guman Thong dipercaya ada roh sang bayi. Roh ini dapat dipanggil dengan mantra sebagai pelindung dari kejahatan. Agar roh sang bayi mau datang, ia harus diberikan sesajen. Sesajen ini berbentu mainan, susu, permen dan makanan lainnya. Sekarang fungsi Guman Thong bahkan telah berubah menjadi semacam patung dewa bayi atau anak kecil yang disimpan di rumah untuk hoki.
Parasearcher juga menuturkan mengenai penyembahan tulang oleh kelompok rahasia. Mereka katanya mampu memanggil roh dengan bantuan sepotong tulang manusia. Tulang ini harus diambil dari kuburan. Setelah ritual pemanggilan selesai, tulang ini harus disimpan di altar selama 49 hari sambil diberi makan beberapa tetes darah dari jari manis tangan kanan pendeta. Jadwal makan darah tulang ini adalah seminggu sekali. Jadi 7 kali totalnya.
Ingat tentang Jenglot. Katanya jenglot minum darah loh. Tapi, menurut Parasearcher,  jenglot benar memang manusia. Ia adalah dukun yang tidak ingin dikuburkan saat mati. Ketika wafat tubuhnya dijadikan mumi bonsai dengan pengeringan berkepanjangan, sehingga mengecil hingga berukuran 20 cm hingga 12 cm.
Memang sih. Di Toraja dan di Papua anda bisa menemukan mumi yang dikerutkan. Sebagai contoh, mumi Dende berukuran hanya 90 cm. Pertanyaannya apa mungkin mayat bisa dikerutkan hingga 12 cm saja? Kemana kerangkanya? Apa mungkin mayat ini harus dijaga kelestarian bentuknya dengan memberi minum darah?

Mummi Dende dari Toraja (Toraja.net)

Bukti Kedelapan : Proses Mumifikasi
Manusia terdiri dari sekitar 80 persen air (bukan iklan). Saat hidup, air ini terus bersirkulasi di tubuh dan diganti terus menerus. Saat mati, air yang ada akan mengering dan membuat mayat terlihat mengerut. Namun, tulang manusia tidak dapat mengerut saat ia mati. Lihat saja kerangka fosil. Jadi tentunya untuk dapat menyusut, ada cara tertentu yang bisa digunakan.
Mengesankannya (atau mengerikan) ada yang namanya kepala kecil. Ini adalah praktek yang dilakukan suku-suku Indian di Ekuador dan Peru masa lalu, zaman perang suku. Kepala musuh mereka dipandang sebagai koleksi yang hebat. Tapi kepala normal terlalu besar. Mereka secara kreatif menemukan cara mengerutkan kepala.
Prosesnya dimulai dengan membuang tengkorak dari kepala. Tapi bagaimana? Bagian belakang leher di potong dan seluruh kulit dan daging dibuang dari tengkorak. Biji merah diletakkan dibawah pelupuk mata dan pelupuk dijahit. Mulut juga ditutup dengan tiga duri kelapa. Lemak dari daging kepala dibuang. Lalu bola kayu digunakan untuk menahan bentuk kepala. Kepala ini lalu direbus dalam air yang telah diramu dengan sejumlah tanaman yang mengandung tannin. Kemudian ia dikeringkan dengan batu dan pasir panas sambil menjaganya agar tetap dalam bentuk manusia. Kulitnya lalu digosok dengan abu arang. Jadilah kepala mini.
Sekarang mungkinkah mengecilkan mayat. Proses mengecilkan mayat mungkin saja, tapi akan sangat rumit. Seluruh tulangnya harus dibuang dan daging dibuang dengan hati-hati. Pokoknya seluruh proses di atas diulang dalam skala yang lebih besar dan lebih teliti. Hasilnya sebuah mayat orang dewasa yang dikecilkan akan seukuran sekitar 26 inci. Cukup besar? Ya. Itu masih setengah meter, jauh dari 12 cm yang umum ditemukan pada jenglot.
Bagaimana bila orangnya kerdil. Mungkinkah bisa lebih kecil lagi? Atau anak kecil bagaimana? Bayi hasil aborsi? Aha. Itu tepat sesuai cerita Gumam Thong. Nah, masalahnya, kamu bekerja dengan benda yang sangat kecil. Beda dengan benda besar. Yang besar saja sudah sulit, apalagi yang kecil. Kerumitannya berkali lipat.

Bukti Kesembilan : Tidak Ada Bentuk Transisi
Bentuk transisinya harus ada. Di Mesir, selain manusia, hewan-hewan suci juga di mumikan. Di Peru, kita temukan kepala yang dikecilkan dan tubuh yang dikecilkan hanya ditemukan satu kasus. Ada transisi tingkat kerumitan. Jika memang jenglot adalah mumi bayi, anak kecil atau orang kerdil yang dikecilkan, maka mana transisinya. Usaha coba-coba sebelum tingkat yang sangat sulit ini. Yang gampang-gampang seperti manusia dewasa dulu. Mana? Harusnya banyak. Orang memulai dari yang mudah dulu baru yang serumit itu, tapi kita tidak punya bukti arkeologis dan antropologis bahwa orang Indonesia dan Malaysia melakukan praktek mumi. Tunggu bagaimana Toraja dan Papua?
Sayangnya, mummi yang dibuat di Toraja dan Papua terlalu sederhana. Tidak ada proses pengerutan. Mumi orang dewasa terlihat sebagai orang dewasa, ukurannya kurang lebih sama. Ia terlihat menyusut karena dehidrasi.  Perlakuan kimia terhadap mummy hanya bertujuan untuk mengawetkan jasad, bukan mengerutkan. Jadi, mumi Toraja dan Papua terlalu sederhana. Lompatan dari terlalu sederhana ke terlalu rumit sepertinya mengada-ada. Betul gak? Yang paling masuk akal, adalah ia sekedar boneka.
Kesimpulan
Sejauh ini, kami rasa pendapat Parasearcher mengenai jenglot tidak benar, tetapi ceritanya mengenai Guman Thong memang ada hubungannya dengan jenglot. Lebih tepatnya jenglot berfungsi seperti Guman Thong. Ia boneka yang dibuat dari daging yang dipanggang untuk tujuan ritual, ribuan tahun lalu. Jenglot digunakan untuk hoki, sama dengan Guman Thong. Jenglot diberi minum darah, sama dengan Guman Thong. Di masa mesolitikum atau neolitikum, mungkin leluhur kita di Jawa menggunakan cara yang sama dengan Khun Phaen untuk mengawali tradisi Jenglot.
Pelajaran yang bisa ditarik dari Jenglot sebenarnya ada pada khazanah antropologi kita. Kehidupan masa lalu pra sejarah orang Indonesia, beberapa ribu tahun lalu. Itu mengapa ilmuan dari UI ingin menelitinya. Mereka ingin mengetahui profil budaya, bukan mengetahui bahwa ada monster kecil peminum darah yang berjalan-jalan kesana-sini. Itu hanya mitos. Tapi mengetahui kalau leluhur kita mempraktekkan mumifikasi ekstrim hingga mengerutkan manusia sebesar iphone, itu yang keren. Tak ternilai lah.

Sayangnya, sejauh pengetahuan yang kami dapatkan dari para pakar mengenai bagaimana proses pengerutan dan mumifikasi, maka kami berpegang pada bukti-bukti yang ada, yang mengarah pada satu pilihan: jenglot tidak ada yang asli. Jenglot itu boneka yang digunakan untuk tujuan ritual, dibuat dari tempelan jaringan otot, sedikit tulang dan rambut serta kuku juga gigi, ah pokoknya dibuat biar mirip manusia mini lah. Singkatnya, jenglot itu fosil boneka.

Loading...



























JNX - 14.08